Kamis, 12 April 2018

Cara Install Active Directory

Langkah Pertama : Kita atur IP Address untuk Server kita ini, tentukan sesuai dengan IP Address yang berlaku pada jaringan anda. Caranya bisa ke menu Setting -> Control Panel -> Network Connection -> Local Area Connection.
Langkah Kedua  : Masuk ke menu -> Start -> Administratif Tools -> Configure Your Server. Selanjutnya kita dapat menambahkan ‘Adding Roles to Your Server’.

Cara ini juga bisa kita lakukan dengan cepat dari menu RUN dengan perintah “DCPROMO“. Artinya adalah bahwa Server ini akan kita promosikan menjadi Domain Controller Server.

Langkah Ketiga  : Selanjutnya akan muncul tampilan seperti di bawah ini… Lalu kita klik Next

Langkah Keempat  : Selanjutnya akan muncul tampilan pilihan seperti dibawah ini, kita pilih ‘Typical configuration for a first server’. Lalu kita klik Next

Langkah Kelima  : Selanjutnya akan muncul tampilan memasukkan Nama Domain, lalu kita masukkan nama Domain misalnyaxpsolution.com. Lalu kita klik Next

Langkah Keenam  : Selanjutnya akan muncul tampilan memasukkan NetBIOS Name, lalu kita klik Next saja…

Langkah Ketujuh  : Selanjutnya akan muncul tampilan meminta setting DNS Server, pilih No, do not forward queries ( karena kita akan setting server ini menjadi DNS Server juga ). Terus kita klik Next untuk melanjutkan proses…

Langkah Kedelapan  : Selanjutnya muncul tampilan ini, kita klik Next untuk melanjutkan proses…

Langkah Kesembilan  : Selanjutnya muncul tampilan ini sebelum memulai proses, kita klik Next


Langkah Kesepuluh  : Jika dalam proses ini muncul request CD 2 installer Windows Server 2003 R2, maka masukkan CD ke CDROM lalu kita klik OK

Ikuti proses hingga selesai.

Pada tahap ini sedang berlangsung proses Build Active Directory… Tunggu hingga proses hingga selesai.

Langkah Kesebelas  : Setelah proses Build Active Directory selesai maka Server kita akan melakukan Restart.


Langkah Keduabelas  : Setelah proses Restart maka kita akan Login ke Server kita dan sudah muncul pilihan nama Domain “XPSOLUTION” untuk proses Logon ke Domain Server System kita…

Langkah Ketigabelas  : Setelah Login ke Domain kita maka Server akan melakukan Finishing proses konfigurasi Domain Controller Server kita… Lalu kita klik Next

Langkah Keempatbelas  : Setelah muncul tampilan seperti dibawah ini maka  Finishing … Lalu kita klik Finish

Langkah Kelimabelas  : Selanjutnya kita dapat melakukan konfigurasi atau menambahkan fitur / fungsi Windows Server kita ini maka dapat menambahkan dari menu  Manage Your Server

Fungsional dari Active Directory / Domain Controller Server yang telah kita lakukan dapat kita lihat dari menu yang baru muncul pada “Administratif Tools“. Diantaranya :
  • Active Directory Users and Computers.
  • Active Directory Sites and Services.
  • Active Directory Domains and Trusts.
  • Domain Controller Security Policy.
  • DHCP.
  • DNS.
  • Distributed File System.
  • Routing and Remote Access.
  • Terminal Server.
  • dll…

Cara Membuat User dan GRUP pada AD

Masuk ke Active Directory User and Computer -> Klik kanan Mitsubishi.com -> pilih new -> organizatioanal Unit
Masukan OU yang kita inginkan, misalkan bagian Marketing. Klik Ok

2. Setelah kita membuat, pastikan Depertemen marketing tersebut sudah ada di domain Mitsubishi.com

3. Selanjutnya kita buat user, diman user ini dapat mengakses file tertentu dalam domain yang kita buat.
Klik kanan Active Directory User and Computer -> new -> User
masukan informasi berikut, lalu next…

4. Masukan password dan confirm, next

5. Bila jendela ini muncul artinya pembuatan user sudah selesai. klik finish

6. Bila user kita telah ada di Active Directory, artinya kita telak membuat user dengan benar. seperti gambar berikut..

7. Berikutnya kita akan membuat group.
penjelasan singkat mengenai group:
Group ini dalam windows 2003 server terbagi menjadi beberapa macam berdasarkan point tertentu:
a. Hak Akses
– Security group – resource jaringan
– Distribution group – email / Microsoft exchange server
b. Karakteristik / cakupan
– Global – domain controller dan local domain
– Universal – forest
– Local domain
– Local
Berikut saya akan mencoba membuatnya:
active directory user and computer -> klik kanan pada folderuser -> group, OK.
disini saya bikin group Bikers Harley Sejati…

8. Untuk memindahkan atau memasukan user panji kedalam group yang telah kita buat:
klik user, cari user panji tadi. klik kanan user panji -> add to a group -> masukan nama group -> lalu check names unutk mengecek apakah ada group yang kita ingin masukan -> bila ada klik ok

9. bila Ada tulisan add group complete berarti berhasil!
Untuk membuktikan bahwa panji sudah masuk pada group Bikers Harley Sejati, cek, Klik kanan group Bikers Harley Sejati -> Properties -> klik tag Members. Dan wallah, panji sudah masuk group Bikers Harley Sejati…..

Management Sharing

Membuat Domain User Account
Membuat domain user account atau dengan istilah lain membuat user yang berhak mengakses file tertentu di domain yang kita buat. Langkah-langkah yang dilakukan sebagai berikut.
  • Masuk ke menu administrative tool. Klik kanan pada nama domain yang kita buat sebelumnya, pilih new > user.

  • Isikan identitas sesuai keinginan anda

  • Isi password dan usahakan kombinasi huruf, angka, dan symbol.

DOMAIN CONTROLER DAN SHARING FOLDER
Pada proses ini intinya  dibuat sebuah rule tertentu yang diberikan kepada user tertentu yang terdaftar  dalam domain user account, user yang sebelumnya dibuat tadi di analogikan sebagai client.
  • Masuk ke menu administrative tool > domain controller security policy > local policy > user right assignment > allow logon locally. Lalu kita tambahkan user yang dibuat sebelumnya dengan memilih add user or group

OU dan GPO

Mapping Network Drives Menggunakan Group Policy

Buka Group Policy Management Console



Pilih Domain Anda sampai melihat Organization Unit (OU) yang sudah Anda buat, kemudian klik kanan dan pilih Create GPO

membuat group policy baru


Dicontoh ini saya membuat Organization Unit (OU) bernama "IT" yang di dalamnya terdapat beberapa user (Staff IT). Jadi dengan setting pada Group Policy akan otomatis membuat Mapping Drives untuk user staff IT setiap mereka login ke domain controller.

Kita perlu memberi nama policy baru, dan contoh saya beri nama dengan "Mapped Drives (IT)".

membuat group policy baru


Lanjut klik kanan pada policy tersebut kemudian edit.

Policy yang mengatur tersebut ada di :

User Configuration -> Preferences -> Windows Setting -> Drive Maps

Pilih Drive Maps, klik kanan pada area kosong putih di kolom sebelah kanan dan pilih New Mapped Drive

membuat mapping network drive


Ganti opsi "Action" menjadi "Create", dan isi pada "Location" URL shared folder Anda.

Beri nama pada Label, nama ini akan muncul di My Computer. Anda juga perlu pilih Drive Letter, dan terakhir pilih opsi "Show this drive" di menu paling bawah.

Sekarang ketika user login, shared folder akan otomatis mapping pada my computer user.

Mapping Network Drives Dengan Active Directory Group Policy

RIS

Step Pertama : pastinya kita install lewat add or remove program, kemudian add componen. sudah pada tau kan carana menambahkan komponen dari windows , kalo belum bisa silahkan di tanya ya… hehe dalam proses ini tidak ada perlakuan husus, lakukan sebagaimana biasanya. centang pada Remote Instalation Service kemudian Next hingga Finish , setelah finish biasanya minta di restart komputernya. silahkan di restart 123
2. Step ke 2 : jika proses pertama sudah selesai tanpa ada kendala, maka setelah restart kita akan melanjutkan pada proses berikutnya yaitu konfigurasi pada RIS. caranya silahkan klik pada Start windows kemudian cari “Remote Instalation Service seperti tampak pada gambar dibawah ini :
4
3. Step ke 3 : lanjutkan proses konfigurasi, klik NEXT
5
setelah next anda akan menemukan PATH, untuk menentukan dimana kita akan menyimpan source DVD image untuk nantinya akan di distribusikan pada user atau clien yang akan meng install OS tersebut.
6
Klik YES jika kita yakin bahwa folder yang barusan kita buat sudah ada sebelumnya. oia nama folder “RemoteInstall” adalah default dari sistem tinggal kita pindahkan saja drivenya jika tidak mau sama dengan default sistem. karena sistem akan mengarahkan pada drive “C:\”. silahkan ganti namanya jika anda ingin merubahnya.
7
Centang pada bagian “Respond to client computers requesting service” hal ini berguna jika ada user atau client me requst untuk instalasi OS yang ada pada server langsung di respon oleh server tersebut.
8kemudian masukkan PATH dimana kita menyimpan master CD/DVD untuk selanjutkan kita akan copy pada server untuk dijadikan source instalasi by network. disini saya memiliki master CD/DVD pada drive D:\
9Jika Master CD/DVD nya sudah terbaca maka sistem akan langsung mengenali CD/DVD apa yang sedang di Load. disini saya menggunakan CD/DVD Windows. klik NEXT

1011
berikutnya kita akan diberikan tampilan “Review Setting” silahkan dibaca-baca dulu apa saja yang sudah di setting sebelum kita klik “finish”. hal ini sangat penting agar kita tau apa saja yang sudah dilakukan pada settingan diawal tadi. jika sudah OK maka silahkan klik “finish”
12
dibawah ini adalah tampilan proses copy dari master CD yang kemudian akan disimpan pada server. klik “DONE” jika sudah selesai
1314
4. Step ke 4 : lanjut pada bagian konfigurasi berikutnya, masuk pada “active directory and computers” kemudian klik kanan pada domain controller dan klik properties.
15
5. Step ke 5 : klik pada Tab “Remote Install” kemudian “Advance Settings”
16
6. Step ke 6 : klik pada bagian “customize”, pada bagian ini kita akan setting penamaan yang nantinya akan digunakan pada user atau clien. jika tidak ingin ada perubahan pada pemanaa tidak usah dilakukan ya
17Perhatikan pada format penamaan yang sudah ada, contohnya adalah jika kita akan membuat format penamaa komputer atau laptop clien dengan nama “username1” maka penulisan pada format adalah username%# yang artinya %# adalah format bilangan yang akan digunakan. dan jika ingin menambahkan 0 (nol) pada angka yang akan digunakan maka silahkan tambahkan 0 (nol) sebelum %#. format no disini ada dimulai dari angka 1 dan seterusnya. contohnya adalah username1 dst. jika dirasa sudah OK. silahkan di klik “OK”
18lanjutkan dengan setting pada TAB “Images”. perhatikan langkahnya. diusahakan jangan sampai ada yang terlewatkan.
1920
pada gambar diatas menerangkan bahwa kita akan menggunakan “images” yang berada pada lokasi alternatif. artinya kita tidak menyimpan “images” tersebut pada lokasi default sistem. pilihan pertama adalah jika kita ingin menggunakan “sample image” yang telah disediakan oleh server. pilihan kedua adalah jika kita ingin menggunakan images yang disediakan oleh server RIS yang lain. sudah jelas ? pasti ya
klik browse dan arahkan dimana kita menyimpan images tadi. perhatikan nama filenya. jika sudah OK klik NEXT
2122
Perhatikan kembali hasil “setting” yang sudah dilakukan. jika dirasa sudah OK silahkan klik finish.
23
setting settingan sudah selesai, tinggal kita coba hasilnya. sebelumnya mari diverifikasi dulu server yang kita buat
2425
7. Step ke 7 : catatan penting untuk tester server RIS ini adalah diwajibkan untuk sudah install dan sudah di setting DNS dan DHCP, karena nantinya user akan mendapatkan IP secara otomatis dari server DHCP tersebut. jika sudah ready semuanya maka lanjutkan dengan  mempersiapkan PC atau laptop yang akan dijadikan sasaran untuk kelinci percobaan RIS hehehe… pastikan PC atau laptop tersebut bisa boot melalui network. silahkan cek pada konfigurasi BIOS nya. jika sudah dibuat boot melalui network lanjutkan dengan mencolokkan kabel jaringan yang terkoneksi pada server. untuk boot ke jaringan atau network biasanya anda dianjurkan untuk menekan F12. atau ada tombol lain yang disarankan tergantung dari merek yang anda gunakan. jika berhasil booting maka tampilannya akan seperti ini :
26
gambar diatas menandakan bahwa kita sudah berhasil untuk membuat RIS, dengan adanya welcome screen seperti diatas maka harusnya sudah tidak ada kendala lagi dalam proses instalasi. tinggal dilanjutkan dengan klik “enter” untuk memulai instalasi. lakukan sebagaimana instalasi biasanya
jika step by stepnya tidak ada yang terlewatkan maka hasilnya akan seperti ini :
28